Tanda Tanya




Aku heran dengan teman-temanku yang tidak bisa bahasa Inggris. Padahal sejak SD kan sudah diajari? Kok nggak bisa? Ngapain aja mereka? bahasa Inggris kan bahasa internasional, jadi penting jika ingin berkomunikasi dengan orang dari negara lain.

Sialnya, mereka ini sering mengangguku ketika ujian dengan bertanya, "Who itu ‘siapa’ kan? Where itu ‘di mana’ kan?" Pertanyaan yang menurutku sangat tidak penting. Itu kan kosakata bahasa Inggris dasar? Waktu sekolah  mereka ngapain aja? Untung stok kesabaranku waktu itu sangat banyak.


***


Dibandingkan dengan bahasa Inggris, aku lebih tidak menyukai Matematika. Aku tidak bisa menyelesaikan perhitungan sederhana. Diusiaku ke-19 ini kemampuan matematikaku mungkin setara dengan anak SD. Matriks, logaritma, log, apa itu? Aku tidak paham.

Lagipula apa sih pentingnya matematika? Apakah aku akan menggunakan log dan matriks di kehidupan nyata? Aku tidak memiliki keinginan untuk menjadi seorang progamer. Apakah aku benar-benar akan menghitung luas segitiga yang diarsir dalam lingkaran di dunia nyata? Tidak kan?

Saat aku menggerutu dan merutuki pelajaran yang kubenci, aku menyadari sesuatu. Mungkin saja alasan temanku tidak bisa bahasa Inggris karena mereka tidak menyukainya. Mereka berpikir sama denganku, "Memang akan digunakan di kehidupan nyata?" Tidak semua orang akan menjadi tour guide kan? Atau diplomat? Atau seorang ilmuwan? Tidak semua orang ingin punya teman dari luar negeri kan?

Sumber gambar:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kecebur!

Diberi Garis Bawah!